Mau baca surat Yasin tiap malam jum'at, dibilang bid'ah.Mau dzikir 7777 kali tiap malam Rabu Pahing, dibilang bid'ah.Ini bid'ah, itu bid'ah, sini bid'ah, sana bid'ah, jangan-jangan kamu juga bid'ah!!! :P
Kalo naik pesawat untuk pergi Haji dan Umarah itu bid'ah, berarti pergi Haji atau Umrah naik unta lagi aja yaa seperti zaman Nabi dahulu hehe.
Eeeeitts, tapi jangan sampai kejadian seperti itu ya, dan jangan sampe putus asa disitu. Sebelumnya, ada baiknya kita mengetahui apa itu bid'ah? .
Sebenarnya, untuk lebih memahami bid'ah kita membutuhkan pembahasan yang cukup panjangn dengan berbagai jenis dan macam serta kaidah-kadiahnya. Tetapi, dalam kesempatan kali ini kami akan membawakan penjelasan ringkasnya agar kita dapat lebih memahami judul dari artikel ini.
Seorang pakar bahasa bernama Al-Fairuz Abadi Rahimullah berkata mengenai pengertian bid'ah (Bid'ah secara ringkas).Berikut ini adalah ulasannya :
-- bid'ah adalah ---
"Suatu hal yang baru dalam masalh agama setelah agama tersebut sempurna." الحدث في الدين بعد الإكمال
"Sesuatu yang baru (dibuat-buat) dalam masalah agama tanpa adanya dalil." ما أحدث في الدين من غير دليل
Dan pengertian yang cukup lengkap sebagaimana dijelaskan Ast-Syathibi dalam kitab Al-I'tisham (kitab yang membahas seluk-beluk bid'ah), dan masih banyak lagi kitab-kitab yang menjelaskan tentang bid'ah tentunya dengan memalui pendekatan-pendekatan yang beragam.
Menurut Ast-Syathibi bid'ah adalah "Suatu istilah untuk suatu jalan dalam agama yang dibuat-bua (tanpa ada dalil) yang menyerupai syariat (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika menempuhnya adalah untuk berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah."
Definisi di atas adalah untuk definisi bid'ah yang khuus ibadah dan tidak termasuk di dalamnya adat (tradisi), adapun yang memasukkan adat (tradisi) dalam makna bid'ah, mereka mendefinisikan bahwa bid'ah adalah Suatu jalan dalam agama yang dibuat-buat (tanpa ada dalil) dan menyerupai syari'at (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika melakukan (adat tersebut) adalah sebagaimana niat kita menjalani syari'at (yaitu untuk mendekatkan diri pada Allah SWT).
Dari berbagai penjelasan ulama mengenai pengertian bid'ah, sudah jelas bahwa bid'ah adalah dalam urusan agama, bukan dalam urusan dunia.
"Barang siapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak." (H.R. Bukhari).
"Siapa yang membuat-buat perkara baru dalam agama lalu tidak didukung oleh dalil, maka ia tidak perlu ditoleh." (Ibnu Hajar Al-Asqalani)Ibnu Hajar Al-Asqalani juga berkata, "Bid'ah asalahnya adalah apa-apa yang dibuat-buat tanpa ada contoh sebelumnya, dan dimutlakkan dalam syari'at (agama) yang menyelisihi sunnah sehingga menjadi tercela."
Mereka yang tidak paham mungkin rancu dengan istilah bid'ah secara bahasa. Secara bahasa bid'ah adalah segala sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya. Jadi, unsur keduniawian seperti pesawat, HP dan laptop di zaman ini adalah bid'ah secara bahasa, bukan pengertian bid'ah dalam syari'at.
Demikian postingan mengenai bid'ah secara ringkas, semoga menambah pegetahuan lebih bagi diri kita, dapat bermanfaat dalam keseharian kita dalam menebar manfaat dan mencari ridha Allah SWT.
Salam Ukhuwah :)






